Sabtu, 12 Desember 2020

Berdoa Untuk Umat Allah Yang Tertekan

Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu (2 Tesalonika 3:1).

Di dalam Kisah Para Rasul 12:1-2, Alkitab berkata, “Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.” Ketika Gereja mendengar bahwa Yakobus telah ditangkap, mereka pasti berpikir, “Yakobus ditangkap? Tidak akan terjadi apa-apa atas dirinya; dia adalah seorang beriman.” Tetapi ketika Yakobus dibunuh, itu menarik perhatian mereka.

Di mana Allah? Bagaimana Allah membiarkan itu terjadi? Beberapa mungkin bertanya-tanya, berusaha menyalahkan Allah. Tetapi bukan Allah yang membiarkan itu terjadi. Yesus berkata, “Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku” (Yohanes 16:23).

Lalu dalam Matius 28:18, Ia menyatakan, “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”; dan atas dasar kuasa itu, Ia berkata, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku...” (Matius 28:19). Yesus memberikan kuasa-Nya kepada kita; Ia memberikan Nama-Nya kepada kita. Jadi, bukan Yesus yang membiarkan mereka membunuh Yakobus; Orang Kristen yang tidak melakukan tugas mereka dengan memakai kuasa mereka di dalam doa.

Ketika Petrus ditangkap selanjutnya, Alkitab berkata mereka (gereja) berdoa tanpa henti; Allah turun tangan dan Petrus dibebaskan (Kisah Para Rasul 12:5). Jadi setiap kali engkau berdoa, engkau membuat “sah” dimungkinkan bagi Allah untuk turun tangan dalam beberapa cara yang tidak akan terjadi, seandainya engkau tidak berdoa.

Inilah mengapa kita harus berdoa untuk para pelayan Injil, dan kemajuan dalam pelayanan pendamaian hari-hari ini. Rasul Paulus menulis kepada orang Kristen di Kolose, “Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku di penjarakan” (Kolose 4:3). Karena Allah telah menyuruh mereka untuk pergi dan memberitakan Injil, kenapa mereka harus berdoa kepada Allah untuk membuka pintu bagi mereka? Itu memberitahu kepada kita bahwa ada musuh-musuh di dunia. Jadi tetaplah berdoa untuk Gereja Kristus di seluruh dunia.

Beberapa laporan meneguhkan bahwa orang Kristen adalah kelompok yang paling teraniaya di dunia. Banyak yang tertekan, diperhadapkan kepada perlakuan yang tidak manusiawi karena iman mereka di dalam Yesus Kristus. Melalui doamu untuk mereka, mereka akan dikuatkan; Tuhan akan turun tangan di dalam keadaan mereka dan akan ada perubahan.


DOA: Bapa, aku berdoa untuk para pelayan Injil dan umat Allah di seluruh dunia, supaya kekuatan mereka tidak gagal. Aku berdoa untuk orang atau lembaga yang menyebabkan penganiayaan orang Kristen dan menghambat penyebaran Injil; kami patahkan pengaruh kekuatan seperti itu dan usaha mereka digagalkan. Sebaliknya, Injil menyebar dengan cepat, dengan kecepatan Roh, dan menang, dalam Nama Yesus. Amin.

AYAT RENUNGAN:
2 Tesalonika 3:1-2; Roma 15:30-32


RENCANA PEMBACAAN ALKITAB 1 TAHUN: Wahyu 4 & Hosea 11-14

RENCANA PEMBACAAN ALKITAB 2 TAHUN: Wahyu 12:1-10 & Mikha 1-2